• $arrContentBlog[$strFieldPre.'_title']

Perancangan Geotekstile Sebagai Filter

27 February 2021

Tahap Perancangan/Desain

Pada artikel ini disajikan lanjutan dari artikel sebelumnya dimana artikel sebelumnya membahas tentang gambaran umum urutan perancangan dari Geotekstile sebagai filter. Menurut Pylarczyk (2000), dalam perancangan geotekstile sebagai filter,terdapat 4 kriteria,diantaranya adalah ;

  1. Geotekstil harus bisa menahan partikel tanah
  2. Air harus bebas mengalir
  3. Ketahanan terhadap sumbatan
  4. Kinerja harus terjamin selama proses pemasangan

Secara umum tahapan perencanaan untuk penyaring/filter geotekstile adalah sebagai berikut

  1. Tahap 1 : Evaluasi Kondisi
  2. Tahap 2 : Ambil contoh tanah dari lokasi dan melakukan analisa ukuran butir,Uji permeabilitas tanah dan pemilihan agregat drainase
  3. Tahap 3 : Menghitung debit aliran air yang menuju dan melalui sistem drainase serta menghitung dimensi sistem drainase
  4. Tahap 4 : Menentukan persyaratan geotekstile berupa kriteria retensi,kriteria permeabilitas,kriteria penyumbatan,umur dan kinerja
  5. Tahap 5 : Memperkirakan biaya
  6. Tahap 6 : Mempersiapkan spesifikasi
  7. Tahap 7 : Mengumpulkan contoh uji agregat dan geotekstil sebelum diterima
  8. Tahap 8 : Memantau pemasangan selama dan setelah pelaksanaan
  9. Tahap 9 : Mengamati sistem drainase selama dan setelah kejadian badai

Evaluasi Kondisi

Keputusan yang rasional harus digunakan untuk mengkategorikan sebuah proyek,karena mungkin terdapat perbedaan biaya yang signifikan untuk geotekstil yang dibutuhkan.untuk kondisi kritis atau kompleks. Data-data yang disajikan seperti deskripsi proyek, jenis struktur, jenis penggunaan material yang dipakai, alternatif material, deskripsi dari lokasi proyek. Dari data yang telah dikumpulkan,maka kita dapat mengetahui dan mengevaluasi kondisi dari proyek tersebut.

Mengambil Contoh Tanah

  1. Analisa Ukuran Butir, Melakukan perhitungan analisa ukuran butir dengan menghitung nilai Cu = D60/D10 lalu memilih kasus tanah yang paling jelek untuk retensi
  2. Uji Permeabilitas Tanah, Pilih tanah yang memiliki permeabilitas yang paling tinggi
  3. Memilih Agregat Drainase, Gunakan material yang dapat mengalirkan air dengan gradasi terbuka dan menentukan permeabilitas dari material tersebut.Jika memungkinkan,hindari agregat yang tajam.Jika terpaksa digunakan maka geotekstil yang dipakai harus berdaya tahan tinggi.Untuk perencanan yang lebih akurat,bandingkan biaya gregat    gradasi terbuka dengan penyaring (Filter) gradasi baik yang dapat mengalirkan air

Menghitung Debit Air dan Dimensi Drainase

Perhitungan menggunakan analisis jaring alir dan hukum darcy

q = k.i.A

Dimana :

q = Kecepatan Infiltrasi

k = Permeabilitas efektif tanah

i  = Gradien hidrolik rata-rata pada tanah dan pada penyalir

A = Luas Tanah terhadap material penyalir dan aliran

Analisis jaring alir digunakan untuk mengukur gradien hidrolik sedangkan hukum darcy digunakan untuk memperkirakan kecepatan infiltrasi ke dalam penyalir dan untuk merencanakan penyalir. Perlu diketahui bahwa nilai gradien tanah yang berdekatan dengan penyalir adalah sebagai berikut

  • i < 1 untuk drainase di bawah lereng,timbunan,jalan dll.apabila sumber air utama adalah air hujan
  • i = 1,5 untuk kasus parit drainase dan penyalir vertikal di belakang dinding dinding penahan tanah

Menentukan Persyaratan Geosintetik

  • Untuk tahap ini, tentukan D85 dan Cu kemudian tentukan ukuran pori terbesar yang diizinkan AOS < B . D85  

Dimana:

B adalah fungsi dari koefisien keseragaman dan nilai itu tergantung dari nilai Cu dan untuk kurang dari 50 persen lolos saringan ukuran 0,075 mm nilai Cu dan B disajikan dalam tabel berikut:

Jika lebih dari 50 % lolos saringan ukuran 0,075 mm maka B sama dengan 1 untuk geotekstil woven,dan 1,8 untuk non woven

  • Permeabilitas

Untuk kondisi tanah kurang kompleks maka Kgeotekstil harus lebih besar dari KTanah

Untuk kondisi tanah kompleks maka KGeotekstil harus lebih besar dari 10 kali KTanah

  • Kapasitas Aliran

Menggunakan persamaan

 

         Atau

Dimana :

Memperkirakan Biaya

Hitung ukuran pipa jika dibutuhkan,volume agregat,dan luas geotekstil

Mempersiapkan Spesifikasi

Lingkup untuk geotekstil 

  1. Persyaratan umum
  2. Sifat geotekstil
  3. Sambungan dan overlap
  4. Prosedur penempatan
  5. Perbaikan
  6. Persyaratan pengujian

Setelah prosedur dijalankan,maka perlu dicheck dan dikoreksi terlebih dahulu uji agregat dan geotekstile sebelum pelaksanaan proyek. Hal ini dimaksudkan agar material yang terpasang sesuai dengan perencanaan.