• $arrContentBlog[$strFieldPre.'_title']

Stabilisasi Mekanis Tanah Menggunakan Geosintetik

01 April 2021

Stabilisasi mekanis adalah penggantian ketebalan tanah dasar yang memiliki daya dukung lemah dengan material padat yang lebih kuat. Jika tanah dasar memberikan kekakuan yang sesuai, maka cukup dipadatkan saja dan tanah dasar tidak perlu diganti. Material pengganti tanah dasar yang biasanya digunakan adalah tanah urug (pasir, kerikil dan/atau bahan daur ulang seperti beton yang dihancurkan atau aspal daur ulang). Material tersebut efektivitasnya akan meningkat jika dipadatkan dan ditambahkan Geosintetik (Geotekstil / Geogrid / Geocell). Stabilisasi mekanis biasanya dipakai untuk memperkuat tanah dasar terhadap perkerasan jalan agar jalan yang dibangun berdiri di atas tanah yang kuat sehingga tidak mudah rusak.

Geotekstil Separator

Lapisan Granular

Lapisan granular yang tebal seringkali berasal dari galian dan pemindahan tanah yang berlebih, menyediakan landasan kerja bagi peralatan konstruksi untuk bergerak di bagian yang akan diaspal tanpa mengganggu stabilitas tanah dasar. Lapisan granular harus cukup tebal untuk menyebarkan beban sedemikian rupa sehingga besar tegangan pada tanah dasar tidak melebihi daya dukungnya yang akan merusak lapisan tanah dasar dan lapisan granular. Lapisan granular yang cukup tebal ini juga digunakan untuk menghindari atau mengurangi masalah Frost Heaving dengan memberikan perlindungan pada tanah dasar. Peningkatan ketebalan granular juga dapat berkontribusi untuk mendukung perkerasan.Akan tetapi peningkatan ketebalan ini bisanya tidak dipertimbangkan dalam desain karena lapisan tersebut dapat terkontaminasi seiring waktu bercampur dengan tanah dasar dibawahnya. Kontaminasi terjadi karena perpindahan butiran halus ke atas lapisan granular yang dapat mengurangi kekuatan dan kekakuan serta karakteristik drainase dari lapisan granular seiring berjalanya waktu. Material granular berperan menciptakan kondisi yang lebih kering dan cenderung mengurangi plastisitas.

Geosintetik Separator

Lapisan Geosintetik (umumnya Geotekstile) dapat ditempatkan di bawah lapisan granular agar tidak tercampur dengan tanah dasar sehingga ketebalan dan kinerja lapisan granular terhadap beban dapat terjaga. Pemisahan sangat penting untuk lapisan granular bergradasi terbuka yang digunakan untuk meningkatkan drainase. Agregat kasar bergradasi terbuka (mis-3 Inch) yang ditempatkan di atas geotekstile separator dapat berfungsi sebagai lapisan drainase untuk stabilisas awal dari tanah dasar yang sangat lunak. Untuk tanah dasar yang basah (berkadar air tinggi), lapisan Geotekstile harus mempunyai kriteria filtrasi.

Geotekstil Stabilisator

Geosintetik Stabilitator

Jika tanah tersebut terlalu lemah untuk mendukung pekerjaan konstuksi awal, Geosintetik dapat digunakan untuk memperkuat tanah,mengurangi ketebalan tanah granular yang biasanya digunakan untuk penyangga landasan jalan. Dalam aplikasi ini, Geosintetik harus memenuhi persyaratan filtrasi untuk tanah dasar yang mendasarinya dan untuk memungkinkan air dalam tanah dasar mengalir bebas guna mengurangi  tekanan air pori yang menumpuk di bawah beban dinamis. Tekanan air pori yang berlebihan dapat melemahkan tanah dasar dan bahkan menghambat pemadatan lapisan granular. Ketika persyaratan hidrolik terpenuhi,geosintetik yang digunakan dengan material granular memungkinkan untuk perkuatan tanah dasar. AASHTO telah mengidentifikasi aplikasi geosintetik untuk tanah dasar yang  undrained shear strength-nya  kurang dari 95 Kpa (CBR=3) sebagai stabilisasi mekanis. info pemesanan Geotekstil Stabilisator, klik disini.